
Pada hari Selasa, 27 Januari 2026, Pemerintah Desa Kesugihan memfasilitasi kegiatan Sosialisasi Stunting yang dilaksanakan di Pendopo Balai Desa Kesugihan. Kegiatan ini ditujukan bagi para ibu yang memiliki balita sebagai upaya peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan stunting sejak dini.
Sosialisasi ini menghadirkan Ibu Narwati, A.md.Keb., selaku Bidan Desa Kesugihan, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan secara komprehensif mengenai pengertian stunting, ciri-ciri dan gejala yang perlu diwaspadai, serta faktor-faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya stunting pada anak.
Selain itu, materi yang disampaikan juga menitikberatkan pada langkah-langkah pencegahan dan penanganan stunting, mulai dari pemenuhan gizi seimbang, pentingnya pemeriksaan kesehatan ibu dan anak secara rutin, hingga peran pola asuh yang tepat dalam mendukung tumbuh kembang balita secara optimal.
Kegiatan ini diinisiasi oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) sebagai bagian dari kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung program kesehatan masyarakat di tingkat desa. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan para ibu dalam menyimak materi serta mengajukan pertanyaan selama sesi diskusi berlangsung.
Pemerintah Desa Kesugihan menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan ini sebagai bentuk sinergi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, dan pemerintah desa dalam upaya pencegahan stunting. Diharapkan melalui kegiatan sosialisasi ini, para orang tua semakin memahami pentingnya peran keluarga dalam menciptakan generasi Desa Kesugihan yang sehat, cerdas, dan berkualitas.





0 Komentar